Kamis, 18 Februari 2010

0 komentar

Rabu, 17 Februari 2010

nam gil datang ke ina??

0 komentar

Selasa, 16 Februari 2010

kmustahilan mnyakitkan.itu ada.

0 komentar

Memang..
Hancur sudah harapanku kini
Mlebur seolah tag mnyisakan serpihan.
Trasa trkubur dalam kgelapan asa.

Kucoba bangkit tuk yang prtama kali.
Detik itupun tubuh ini trasa trhmpas sampai ke hati.
Msih aku brtekad u. kmbali brdiri.
Kala itu jga seolah kglpan asa mkin mrajalela.

Tetap kuteguhkan hati u. brtahan.
Skejap dlam kpasrahanku aku mndpati rsa bhagia.
Bhagia u. smua pnghrapan yg prnh ku gantungkan
Stinggi brung mrpati mnari.
Scerah mntari pagi mnyinari hari.

Untuk dapat mlihat snyum kcil dari shabat hati
Yang kian mnjadi smangat.ku dlm prih.
Tapi, dalam pasrahku ak mrsakan
syatan.yang bgitu mnerka dlam sana.

Pelajaran trpnting dri trkaan yg mndra itu,
Adalah u. brhnti brharp.
Akan tanda angn kmustahilan.
Karena brhrap dlm kmsthilan itu mnyakitkan.

takdir.ku bkan takdir.nya.

0 komentar
SATU HATI INI UNTUKMU

Aku memang punya sepasang mata u. mmandang.
Tapi,aku tag sllu bsa mmandang indah wajahmu,
Aku memang punya sbuah bibir tuk mngucap.
Tapi, aku tag sllu bsa mngucapkan kta” u.mu.

Aku mmang punya spasang tlinga u. mndengar.
Tapi, ak tag sllu bsa mndngar alunan lmbut suaramu.
Aku mmang punya 2 buah tngan u. mnyentuh.
Tapi,aku tag sllu bsa mnyentuh hngat tbuhmu.

Aku jga punya 2buah kaki u. brjalan.
Tapi, ak tag sllu bsa mnemuimu .
Namun..
Tuhan mmang adil..

Aku masih diciptakanNYA sbuah hati.
Sbuah hati yang sllu bsa mnyayangimu
Dengan sjuta rasa dan sjuta mimpi.

.EGzZ.Shared.

ini berita soal coklat..

1 komentar





COKELAT: NIKMAT & BERMANFAAT
Cokelat merupakan makanan yang digemari segala usia mulai dari anak-anak sampai orang tua. Tidak hanya dalam bentuk cokelat batangan, cokelat juga banyak diaplikasikan dalam beragam makanan mulai dari cake, biskuit, permen, ice cream, minuman dll. Selain rasanya yang enak, cokelat juga sering diasosiasikan dengan produk bernilai tinggi/mahal sehingga sering dijadikan sebagai hadiah.Cokelat dihasilkan melalui serangkaian proses dari biji kakao. Biji kakao ini berasal dari tanaman kakao, Theobroma cacao, yang tumbuh hanya di daerah tropis. Pantai Gading di Afrika Barat dikenal sebagai penghasil biji kakao terbesar di dunia. Dalam bahasa Yunani, theobroma berarti makanan para dewa.



> Asal Muasal Istilah Cokelat

Istilah ‘cokelat’ itu sendiri berasal dari xocolatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Pada awalnya, cokelat dikonsumsi sebagai minuman yang dibuat berbuih, kadang-kadang ditaburi lada merah, vanilla, madu atau rempah-rempah lain. Rasanya pahit, sepat dan berlemak. Konsumsi cokelat masa itu dianggap sebagai simbol status penting dan juga kemakmuran. Cokelat dalam bentuk padat pertama kali ditemukan pada abad ke-18 di Eropa. Penggunaan rempah-rempah dihilangkan dan mulai ditambahkan gula, susu dll.



> Antioksidan dalam Cokelat.

Pengolahan biji kakao menghasilkan cocoa liquor (cocoa mass), cocoa butter dan cocoa powder. Biji kakao dan turunannya ini merupakan sumber antioksidan polifenol yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung dengan cara mencegah oksidasi Low Density Lipoproteins (LDL) atau yang sering disebut lemak jahat, sehingga dapat mencegah sumbatan pada dinding-dinding pembuluh darah arteri. Kandungan antioksidan bervariasi pada setiap cokelat, tergantung pada berbagai faktor di antaranya kandungan cocoa dan proses pengolahan. Secara umum, cocoa powder dan dark chocolate mengandung antioksidan dalam jumlah yang lebih tinggi daripada milk chocolate.

> Beberapa Mitos dan Fakta Seputar Cokelat
Fungsi dan pengaruh komponen-komponen aktif yang terkandung dalam cokelat menjadi bahan penelitian yang menarik dari tahun ke tahun dan sampai saat ini penelitian tentang cokelat terus berlangsung. Beberapa mitos yang sudah dapat dibuktikan tidak benar adalah:

1. Cokelat dapat menyebabkan timbulnya jerawat.
Para ahli yakin bahwa timbulnya jerawat lebih dipengaruhi oleh stres dan hormon yang menyebabkan kondisi kulit mengalami berlebihnya aktivitas jaringan minyak.

2. Cokelat menyebabkan kecanduan.
Tidak ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa cokelat termasuk dalam jenis bahan adiktif. Orang yang sangat menggemari cokelat kemungkinan disebabkan oleh sifat sensori cokelat yang khas: tekstur yang mudah mencair di dalam mulut dan rasa/aroma yang enak. Cokelat mengandung lebih dari 300 jenis flavor yang berbeda, tanpa ada jenis yang paling dominan. Kegemaran akan cokelat kemungkinan juga disebabkan karena cokelat menstimulasi pelepasan endorphins – senyawa dalam otak yang dapat mengurangi rasa sakit dan membangkitkan perasaan euforia (perasaan gembira/bahagia).

3. Cokelat merupakan penyebab sakit kepala (migren).
Penelitian yang dilakukan di Pittsburgh State University terhadap 63 wanita menunjukkan bahwa cokelat bukan merupakan pemicu terjadinya sakit kepala. Timbulnya migren lebih dihubungkan dengan keadaan hormon dalam tubuh.

4. Cokelat menyebabkan obesitas .
Para ahli gizi berpendapat bahwa tidak ada sesuatu makanan pun yang dapat menyebabkan kegemukan. Berat badan seseorang bertambah ketika kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih besar daripada kalori yang dibuang/dikeluarkan melalui aktifitas fisik. Penelitian yang dilakukan pada asupan diet rata-rata di Amerika menunjukkan bahwa cokelat hanya berkontribusi 0,7 – 1,0% dari total kalori. Oleh karena itu, tetap dianjurkan untuk mengontrol jumlah asupan kalori dan yang terbuang.
Fakta lain adalah cokelat hanya mengandung sejumlah kecil kafein. Jumlah ini jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan kandungan kafein di dalam kopi dan teh. Suatu senyawa yang mirip dengan kafein ditemukan dalam cokelat yaitu Theobromine. Theobromine juga berfungsi sebagai stimulan, seperti halnya kafein tetapi pengaruh dan sifat yang diberikan berbeda. Theobromine hanya ditemukan dalam biji kakao dan produk-produk turunannya.

Beberapa manfaat cokelat dalam dunia pengobatan masih menjadi bahan penelitian di dunia saat ini. Di antaranya adalah:

=) Mengobati batuk.
Theobromine dalam cokelat disinyalir berfungsi menyembuhkan batuk secara lebih baik dibandingkan obat batuk.

=) Mengurangi resiko stroke.
Penelitian dari Universitas California mengungkapkan bahwa cokelat memiliki pengaruh yang sama dengan aspirin sebagai anti pembekuan darah. Cokelat membantu mencegah pembekuan darah, sehingga mengurangi resiko terjadinya stroke.

=) Mencegah tekanan darah tinggi.
Senyawa flavanol (antioksidan) dalam cokelat diindikasikan dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi.

Setelah mengetahui bahwa konsumsi cokelat memiliki banyak manfaat, maka seharusnya kita tidak ragu lagi untuk mengkonsumsi makanan yang satu ini. Tapi, perlu diingat kembali bahwa segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan berakibat tidak baik bagi tubuh.

Galuh.khilafv. sekian dan trimakasih.

Kamis, 11 Februari 2010

biarlah.dia berlalu.

0 komentar
ku dengar..
ia aku dengar..
candanya yang menggelitik hati..
tawanya yang renyah mnghbur hati..

ku lihat..
ia aku lihat..
bhagia bahagia-bahagianya.
mmbuat hati miris terperi..

tawa renyahnya..
senyum lebarnya..
serta bahagia-bahagianya..
seakan jalan mnapaki hati yg sepi..

ia hebat..
ia mmbuat ku trgila pdanya.
dalam sedihnya,dan dalam ktrpurukannya..
ia masi mnyisakan ruang sesak u. senyumnya..

.trimakasihakusempatmengenalnya.